KUMPULAN KARYA YERO
Jumat, 08 Maret 2024
Jumat, 24 November 2023
KU GURU
Selasa, 15 Agustus 2023
SMK N 2 SOE Ikuti Raimuna Nasional 2023
SMK N 2 SOE Ikuti Raimuna Nasional 2023
Cibubur – Raimuna Nasional XII tahun 2023 dengan Tema BANGKIT "Bangun Generasi Kita" dilaksanakan di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka , Cibubur , Jakarta Timur dari tanggal 14 s.d. 21 Agustus 2023. Adapun tujuan dari kegiatan tersebut untuk menjaga persatuan dan kesatuan, merawat kelestarian budaya, meningkatkan kesadaran teknologi, pengembangan kualitas SDM, serta memaksimalkan kebermanfaatan Pramuka Penegak dan Pandega dalam lingkup pengabdian masyarakat.
Raimuna Nasional merupakan ajang pertemuan Pramuka Penegak dan Pandega usia 16 s.d. 25 tahun dari perwakilan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka se- Indonesia dan Gugus Depan yang berpangkalan di Kedutaan Besar Republik Indonesia serta anggota kepanduan Kawasan Asia Pasifik. Pada hari ini peserta yang hadir dalam kegiatan Raimuna Nasional diperkirakan sebanyak _+ 27.000 peserta.
Melalui seleksi dan Training Center (TC) baik di Tingkat Gudep, Kwarcab, maupun Kwarda tidak menjadi ukuran bagi anak anak Penegak pandega untuk bisa sampai pada Bumi Perkemahan Cibubur. Perjalanan laut dengan KM.Umsini selama Empat malam lima hari tidak sedikitpun mengurangi semangat mereka untuk bisa tiba di Jakarta.
Kwarda NTT yang di dalamnya terdapat 9 Kwarcab Yakni; Kwarcab TTU, Belu, Malaka, TTS, Kupang, Kupang Kota, Mabar, Sabu, dan Nagekeo pun ikut andil dalam suksesnya kegiatan ini dengan mengirimkan 405 peserta yang sebelumnya harus mengikuti seleksi ketat. Seleksi itu meliputi tes fisik, wawancara, dan Screening Kesehatan pada bulan Juni kemarin. SMK Negeri 2 Soe mengirimkan Lima peserta, dan Satu Pembina Peninjau itu Kolo Yerobiam Oematan,S.Pd, Lima peserta itu Claudio U. Mapi Kelas XIB TJKT, Benindo Naralulu XIBTJKT, Falentino Faot XIB TJKT, Eunike Nome XIIB TJK dan Adelia Tapatab XIB TJKT. Kelima peserta tersebut merupakan perwakilan dari Gugus Depan 01.07.08 SMKN 2 Soe. Mereka telah memangku jabatan organisasi dan menorehkan prestasi baik tingkat sekolah, kabupaten, Provinsi, maupun nasional.
Claudio Mapi, selaku anggota Dewan Kerja Cabang TTS dan Juga pengurus Gudep SMK Negeri 2 Soe begitu sangat puas dengan prestasinya yang terpilih melalui Ujian sebagai Jurnalis Nasional pada RAINAS XII 2023, bersama Dewan Kerja Nasional, dengan tugas mempublikasikan kegiatan - kegiatan RAINAS. "teruskan karya bakti kalian untuk Gudep SMK Negeri 2 Soe dan bangsa.
Kepala SMK Negeri 2 Soe Nifron Karelistar A. Fallo,S.Kom yang di hubungi via whatsaap, selaku Mabigus SMK Negeri 2 Soe di sela-sela kegiatannya mengatakan sagat mengapresiasi prestasi anak- anak yang sudah terpilih mewakili Gudep SMK Negeri 2 Soe, agar tetap menjaga kekompakan antar sesama pramuka, dan menjadikan kesempatan ini intuk terus belajar.
"saya sangat mengapresiasi prestasi yang di raih oleh salah satu siswa SMK N 2 Soe yang terpilih menjadi Jurnalis Nasional RAINAS XII 2023, selama kegiatan berlangsung, mari memanfaatkan kesempatan ini untuk terus belajar dan menambah ilmu. dan yang paling penting jaga nama baik daerah, menjaga kebersamaan, kekompakan antar sesama anggota pramuka kata Nifron Fallo.
Kolo Yerobiam Oematan,S.Pd selaku Pembina Gudep SMK Negeri 2 Soe mengungkapkan rasa bahagia dan bangga atas prestasi yang diraih peserta didiknya. “Semoga Raimuna Nasional ini sebagai pusat ilmu untuk mengembangkan bakat dan minat kalian, tetap terus semangat menjadi manusia manfaat. Jadilah pionir-pionir bangsa yang dapat mewujudkan persatuan dan kesatuan untuk melestarikan budaya melaui peningkatan kesadaran teknologi dengan pengembangan kualitas SDM yang baik, serta memaksimalkan kebermanfaatan Pramuka Penegak dan Pandega dalam lingkup pengabdian Masyarakat”, ungkap yero. (yo)
Minggu, 08 Mei 2022
Fatumnasi Seharusnya Menjadi Vitamin Bagi Penguat
Perekonomian Masyarakat TTS

09;05;22 Foto penulis dan panorama alam Fatumnasi
Oleh : Kolo Yerobiam
Oematan, S.Pd
Guru SMK Negeri 2 Soe
Fatumnasi atau Batu Tua
dalam bahasa dawan setempat, adalah nama sebuah kecamatan yang secara
administratif masuk wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi NTT dengan
luas ± 198,65 kilometer persegi. Alam Fatumnasi ini selain memiliki panorama
yang mengagumkan, juga terkenal sebagai taman wisata dengan kawasan yang
didomisili oleh pegunungan, perkebunan, dan memiliki udara yang sangat sejuk.
Alasan inilah yang sering diungkapkan oleh pengunjung karena lingkungan alam
yang dingin disertai kabut dipagi dan sore hari diantara apitan gunug Mollo dan
gunung Mutis.
Ajang Anugerah Pesona
Indonesia (API) Awards baru saja dilakukan pada tahun 2021 lalu, dan Fatumnasi juga termasuk salah
satu nominasi pariwisata yang juga ikut serta dalam ajang tersebut. Kemenangan
Fatumnasi dalam ajang API Awards 2021 ini juga bukan perjuangan Pemda semata,
tetapi juga semua pihak masyarakat baik yang di dalam wilayah TTS, maupun dari
luar wilayah TTS, yang disebarluaskan melalui berbagai media sosial sehingga
dikenal oleh publik.
Pengembangan tempat
wisata Fatumnasi ini juga harus sejalan dengan membuka pikiran masyarakat
tentang pentingnya mendatangkan banyak pengunjung, karena akan berdampak pada
perekonomian. Tanpa sinergi bersama pelaku wisata, pemerintah maupun masyarakat
dalam mengembangkan obyek wisata ini, tentu tudak akan memberi dampat positif
bagi peningkatan ekonomi masyarakat daerah. Oleh karena itu masyarakat harus
jeli dalam kesempatan ini karena akan berdampak pada bertambahnya pendapatan
ekonomi.
Namun dari pengamatan
yang dilihat dari lokasih, masih saja terdapat pungli atau pungutan liar yang
meresahkan masyarakat pengunjung, dan akan ada pandangan atau pemikiran negatif
terhadap sektor pariwisata. Karena itu sangat penting pengarahan untuk
orang-orang tak bertanggungjawab itu, karena semakin ramai pengunjung datang, tentu
usaha masyarakat sekitar akan berjalan dan perekonomian akan semakin membaik.
Lokasi dan alamat
Fatumnasi yang berada di Kecamatan Fatumnasi, Kabupaten Timor Tengah Selatan
(TTS), Pulau Timor, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dengan rute yang gampang-gampang
sulit bagi wisatawan dari luar Kabupaten TTS, karena harus ditempuh dengan
waktu ± 2,5 – 3 jam.
Jarak yang ditempuh
dari Kota Soe atau Ibu Kota Kabupaten TTS menuju lokasi wisata Fatumnasi
memerlukan waktu 1 jam dengan jarak 37 kilometer. Meskipun di beberapa titik
jalan yang masih belum optimal, namun perjalanan akan sangat menyenangkan,
dengan suguhan panorama alam yang berkabut dan dingin.
Pengunjung yang akan
berwisata ke kawasan Wisata Alam Fatumnasi tidak perlu kwatir karena Lokasi
Alam ini terbuka bagi semua kalangan masyarakat yang ingin berwiata dengan waktu
baik pagi, siang maupun malam hari.
Lokasi Wisata Alam
Fatumnasi ini juga tidak semata digunakan sebagai destinasi wisata, namun
lokasih ini perluh ada perhatian khusus bagi Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa
Fatumnasi, maupun masyarakat sekitar. Agar digunakan sebagai dasar perbaikan
peningkatan ekonomi masyarakat.
Karena dengan
meningkatnya pengunjung atau wisatawan baik, domestik maupun mancanegara, akan
berdampak pada masyarakat.
Salah satu masalah dalam pengukuran
dampak ekonomi dari pengeluaran pariwisata adalah bahwa 'pariwisata' tidak ada
sebagai sektor yang berbeda dalam sistem statistik ekonomi baik regional maupun
nasional. Akibatnya, nilai pariwisata terhadap perekonomian tidak mudah
terungkap.
Hal ini menyebabkan industri pariwisata
kurangnya data yang mencerminkan dampak penuh ekonominya. Pengeluaran wisatawan
di suatu daerah wisata merupakan awal mula dari dampak ekonomi yang akan di
akibatkan oleh kegiatan pariwisata di daerah tersebut.
Pengeluaran wisatawan
akan memberikan dampak secara langsung maupun tidak langsung berdasarkan aliran
perputaran uang wisatawan di dalam perekonomian. Pendekatan yang dilakukan ini
berupa pendekatan kuantitatif dimana bentuk pendekatan kuantitatif dilakukan
untuk mengetahui dampak ekonomi pariwisata di Kabupaten TTS.
Berdasarkan pengeluaran wisatawan domestik, yang hasilnya
berupa deskripsi numerik, akan memberi dampak secara tidak langsung bagi setiap
bidang.
Oleh karena itu dapat
dikatakan bahwa dampak dari kegiatan pariwisata ekonomi jauh lebih besar dari
ukuran pariwisata itu sendiri. Industri pariwisata adalah salah satu kegiatan
ekonomi yang seharusnya kita kembangkan untuk berkembang di wilayah Timor
Tengah Selatan. Perkembangan sektor pariwisata tentunya tidak lepas dari
banyaknya jumlah wisatawan yang mengunjungi wilayah TTS.
Wisatawan domestik
merupakan pasar utama pariwisata TTS dibandingkan wisatawan mancanegara
terutama setelah diumumkannya wisata Alam Fatumnasi sebagai salah satu pemenang
Ajang API Awards 2021, maka semua masyarakat penasaran apa yang seberarnya ada
di Fatumnasi.
Sejak akhir tahun 2021,
sampai pada hari libur Idul Fitri Bulan Mei 2022 kunjungan wisatawan ke Fatumnasi mulai
meningkat. Bahkan banyak pengujung yang bermalam di Lokasih Wisata, dengan
tenda yang dibangun sendiri, maupun menyewa fasilitas homestay lokal yang ada atau Lopo Mutis yang design bangunannya
berbentuk lopo-lopo dengan atap alang-alang. Setiap kamar dilengkapi dengan 3
tempat tidur dengan kapasitas 3-6 orang, dengan harga Rp. 200.000 per kamar per
malam.
Setiap pengunjung yang
hendak bermalam harus memasak sendiri dengan menggunakan api tungku, karena
belum tersedianya warung atau restoran dilokasi tersebut. Dan justru kesempatan
inilah yang harus dimanfaatkan oleh masyarakat setempat dalam
mengembangkan ekonomi.
Meningkatnya jumlah
kunjungan wisatawan ke Fatumnasi, akan berdampak terhadap meningkatnya
aktivitas ekonomi di TTS. Demi melayani seluruh kebutuhan wisatawan, banyak
bermunculan dan semakin berkembangnya industri - industri ataupun komoditi di
bidang pariwisata. Perkembangan industri pariwisata tentu saja searah dengan
bertambahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten TTS.
KESIMPULAN DAN SARAN
1. Kesimpulan
Berdasarkan analisis yang telah dijabarkan pada pragraf sebelumnya, maka dapat
ditarik kesimpulan mengenai dampak ekonomi pariwisata di Kabupaten Timor Tengah
Selatan bahwa apabila adanya kerja sama antara Pemda dan Masyarakat setempat
untuk saling kolaborasi dalam melihat peluang kerja yang telah tersedia pada
wisata alam Fatumnasi demi peningkatan ekonomi masyarakat.
2. Agar
masyarakat tidak berpikikir bahwa lapangan kerja hanya tersedia di luar
Kabupaten TTS, maka pola pikir mereka harus dirubah dari sekarang, memang rumit
untuk merubah tetapi harus bergerak sekarang.
3. Implikasi
Manajerial & Teoritis Berdasarkan analisis yang telah dilakukan pada paragraf
sebelumnya, penulis mengajukan beberapa implikasi manajerial dan teoritis
terkait dengan dampak ekonomi pariwisata di Kabupaten Timor Tengah Selatan,
diantaranya :
a. Penetapan industri pariwisata sebagai sektor
pengembangan prioritas dalam perekonomian Kabupaten TTS. Dengan segala dampak
yang ditimbulkan oleh pariwisata dalam perekonomian, maka dapat dikatakan bahwa
pariwisata merupakan sektor utama penggerak perekonomian TTS. Oleh karena itu,
sasaran kebijakan Kab. TTS perlu lebih diarahkan untuk memelihara posisi
strategis industri pariwisata dengan memastikan bahwa dampak ekonomi pariwisata
senantiasa dipertimbangkan dalam penyusunan kebijakan umum pembangunan ekonomi Kab
TTS.
b. Kemajuan
Kepariwisataan pada Kabupaten TTS diperlukan kerjasama dan koordinasi dari
berbagai pihak agar bidang pariwisata dapat menjadi sektor unggulan dalam
perekonomian masyarakat.
TERIMA KASIH
Kamis, 21 April 2022
Perencanaan Berbasis Data
oleh : Kolo Yerobiam Oematan, S. Pd
Rapor
Pendidikan berfungsi sebagai aplikasi yang menampilkan data kualitas pendidikan
secara holistik, terintegrasi, dan objektif melalui profil pendidikan sekolah
dan daerah.
Data
ini bersumber dari Dapodik, aplikasi GTK, Survei Lingkungan Belajar, serta data
pendidikan lainnya yang sesuai dan dapat membantu Anda dalam melakukan evaluasi
dan refleksi untuk perencanaan yang efektif.
| a. Data b. Refleksi c. Perencanaan |
|||||||||
Kualitas
Pendidikan Sekolah dinilai dari Mutu dan Relevansi Hasil Belajar Murid serta
Kesenjangan Kualitas Pendidikan antar murid dan sekolah. Hasil kedua aspek
tersebut dipengaruhi oleh 4 aspek lainnya yaitu Proses Pembelajaran, Keamanan
& Kenyamanan murid, Kualitas Sumber Daya Manusia dan dan Pengelolaan
Sekolah. Kualitas Pendidikan daerah dapat dilihat dari agregasi nilai sekolah
di daerah tersebut. Silakan membaca penjelasan masing-masing aspek di bawah
ini.
B. Kualitas Satuan Pendidikan
a. Mutu dan Relevansi Hasil Belajar
Evaluasi kualitas pendidikan melalui kemampuan
numerasi, literasi, dan karakter murid di sekolah.
b. Kesenjangan Kualitas Pendidikan
Identifikasi adanya kesenjangan kualitas pendidikan
berdasarkan kelompok gender murid, sosial ekonomi status murid, dan wilayah
sekolah.
C. Kualitas Proses Pembelajaran, Keamanan
& Kenyamanan Murid
a. Proses Pembelajaran
Kualitas pembelajaran dalam hal manajemen kelas,
dukungan afektif, aktvitasi kognitif, Pembelajaran praktik vs teori, dan
pembelajaran Jarak Jauh.
b. Keamanan & Kenyamanan
Kualitas keamanan dan kenyamanan murid di sekolah
dalam konteks proses belajar mengajar.
D. Kualitas Sumber Daya Manusia &
Pengelolaan Sekolah
a.
Kompetensi
& Kinerja GTK
Evaluasi
kompetensi dan kinerja GTK di sekolah.
b.
Kualitas
Pengelolaan Sekolah
Evaluasi Pengelolaan
sekolah yang Partisipatif, Transparan, dan Akuntabel.
Senin, 10 Januari 2022
Doa Yero
Ingin sekali aku lari dari kenyataan
Tapi ke mana??
Tak mungkin aku kembali ke masa lalu
Karena waktu telah mengunci rapat ruang itu.
Ingin pula aku cepat pergi ke masa depan
Tetapi lagi-lagi aku harus takluk pada waktu
Seakan ia tidak sudi berkompromi
Akhirnya aku harus tertawan oleh waktu
Dan berdiri di sini
Di ruang hampa ini
Dihantui trauma akan tragedi ini
Kerinduan memuncak justru berbalas petaka yang mengejutkan.
Seketika perasaanku berguncang
Jerit tangis hanya menambah sesal di hati
Aku tak bisa apa-apa lagi
Aku tidak bisa ke mana-mana
Hanya terpaku berpeluk luka
Sambil menanti waktu untuk menghantarku
#pray#
Rabu, 04 Maret 2020
Kamis, 03 Oktober 2019
CERPEN YERO


