
By. Yerobiam Oematan, S. Pd
Dari
mata pena aku mengenal engkau
Mata
pena yang tidak berkata bukan
Mata
pena yang tajam menikam pikiranku
Mengoyak
segala rasa, melebur dalam naluri
Dari
coretan-coretan pena yang tak laku
Pena
yang membanjirkan syair
Dari
titik-titik tinta hitam, keruh, kabur
Aku
tak mau mata pena ini kehabisan kata-kata
Biar
aku mati tertikam mata pena
Biar
nyawa berakhir di ujung pena
Ketika
jari menari meracik rindu pada kata-kata
Pada
mata pena yang tak pernah mengingkariku.
By Yerobiam Oematan,S.Pd
KATA HATI
Walau ujung jariku tak menyentuh tubuhmu
Walau wangi tak
pernah tercium bibirku
Bayu pagi ini
terasa
Hingga terataipun
ikut bernyanyi kalau kumau
Dari rentang
kehijauan padang sampai pada gurun yang tak bermuara
Kupeluk cintamu
Aku ingin memeluk cintamu
Segalahnya
terasa...
Bara membakar
menjilat sekujur tubuhku
Aku hangat dari
kepakanmu. .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar