Rabu, 02 Oktober 2019

PUISI


By. YEROBIAM OEMATAN,S.Pd


Teman rahasia
Kau alasan ku
Setiap kali ku melihat mu 
Detak jantung ini seperti terhenti
Setiap mendengar suara merdu mu
Aku tak dapat berkata –kata
            Engkau semangat  hidup ku
            Engkau obat piluh hati ku
Engkau motivasi semangat ku
            Senyum mu menghilangkan kesedihan ku
                        Kau menembus hayalan ku
                        Darimulah tercipta syair indah ku
Darimulah keluar  melodi ku
                        Kau teman rahasia ku


Pujaan hati
Ketika mentari mulai muncul dari ufuk timur
Sinarnya menyinari bumi
Bunga ditaman bermekaran
Embun hampir tak terlihat
            Teringat ku akan senyum manis mu
            Senyuman yang meracuni pikiran ku
            Senyuman yang memberontak dihati ku
            Ya, tiada senyuman yang lebih manis daripada senyum mu
Sakit karena disakiti masa lalu
Hati yang tergores luka kemarin
 Musnah karena mu
Kau pujaan hati ini
            Tak henti memikirkan mu
            Tak henti mengangumi  mu
            Semangat yang terpancar daripada mu
            Membuat ku  berjuang menjalani hari –hari ku
Nama mu terukir indah dalam diari ku
Wajah mu terkenang dalam kalbu ku
Kau yang ku dambakan  
Sang  pujaan hati

  
Waktu
Waktu.......
Waktu adalah uang
Waktu adalah emas
Tapi sadarkah kita akan hal itu?
                        Waktu.....
                        Berjalan maju bukan mundur
                        Pahamkah kita akan hal itu?
Banyak waktu yang terbuang
Banyak waktu yang terlewatkan
Banyak waktu yang menanti
            Pakailah waktu sebaik mungkin
            Gunakanlah waktu sebisa mungkin
            Jangan berdiam meratap hidup
            Bergerak maju pantang menyerah
                                   

Sebentar dan terpisah
Waktu terasa begitu cepat
Terasa kemarin mengenalmu
Sebentar akrab denganmu
Dan akan terpisah untuk sebentar
            Walau begitu...
            Apa yang dapat kulakukan
            Rasanya berat namun,  apa mau dikata
            Itulah misteri hidup
Sebentar bahagia, lalu sedih
Sebentar bertemu, lalu berpisah
Bagaikan teka –teki yang susah ditebak
            Pergilah kasih...
            Kau kutunggu disini
            Tetap dengan rasa yang sama
            Sampai kau kembali
Kan ku jaga rasa ini
Sampai nanti kau kan kembali
Demi cinta, ku kan bertahan
            Walau hanya dengan syair ini
            Untuk mengungkapkan rasa
            Satu kata untukmu
            Percayalah aku kan bersama mu
           


Kenangan terindah
Matahari hampir tertelan bumi
Meninggalkan rindu yang menjadi –jadi
Cahaya rembulan berkilau keperakan
Menyinari hati yang kesepian
Hari ini hampir berakhir
Semua tentang kita
Semua kebersamaan kita
Terasa tenggelam bersama matahari
Semua yang terukir
Hancur begitu saja
Semua yang tertulis indah
Terhapus begitu saja
Kenangan ini akan kuukir dalam memoriku
Tak akan ku biarkan pergi bersama matahari
Kau yang pertama
Dan tetap menjadi yang pertama
Kau tak terlupa
Sampai mata ini tak melihat
Sampai nafas ini terhenti
Sampai jantung ini tak berdetak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar